{"id":16761,"date":"2024-11-20T16:40:54","date_gmt":"2024-11-20T09:40:54","guid":{"rendered":"https:\/\/alan.co.id\/?p=16761"},"modified":"2024-11-20T16:40:54","modified_gmt":"2024-11-20T09:40:54","slug":"bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alan.co.id\/en\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara kerja Debugging dalam Software Development?"},"content":{"rendered":"<p>Halo, <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/\">Alan Lovers! <\/a><em>Debugging<\/em> yang berasal dari kata <em>bug<\/em> merupakan proses menghapus kode atau <em>bug<\/em> dalam sebuah program agar berjalan dengan normal.<em> Bug<\/em> sendiri merupakan eror ataupun cacar yang mana nantinya akan menyebabkan program ataupun sistem tidak berjalan dengan sempurna. Biasanya program dibuat dengan penulisan kode yang rumit, sehingga jika terjadi satu kesalah kode dalam pemrograman maka akan berpengaruh besar pada seluruh program yang sedang dikerjakan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, tahukah kamu bagaimana cara kerja <em>debugging <\/em>dalam software development? Jika kamu belum mengetahuinya, yuk simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-kerja-debugging\">Cara Kerja Debugging<\/h2>\n\n\n\n<p>Debugging biasanya dikerjakan oleh para debugger. Namun sebagai programmer atau full stack developer, mereka juga diwajibkan harus dapat bisa memiliki keahlian ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-mereplikasi-bug\">1. Mereplikasi Bug<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><\/ol>\n\n\n\n<p>Proses pertama dalam <em>debugging<\/em> ialah dengan mendokumentasikan seluruh issue <em>bug<\/em> dengan benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan mengapa mereplikasi <em>bug<\/em> menjadi tahap pertama, yaitu :\u00a0<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menetapkan skala prioritas pemecahan <em>bug<\/em>;<\/li>\n\n\n\n<li><em>Bug<\/em> dapat selesai dengan menentukan tim yang tepat;<\/li>\n\n\n\n<li>Menyusun<em> bug<\/em> mana yang belum selesai, siap diuji dan yang sudah lulus quality control;<\/li>\n\n\n\n<li>Melakukan uji coba diseluruh browser dan perangkat, untuk memastikan apakah sudah tidak ada <em>bug<\/em>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ketika kamu sudah mereplikasi <em>bug<\/em>, berarti kamu sudah mengetahui <em>bug<\/em> apa saja yang harus dituntaskan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-menemukan-error\">2. Menemukan Error<\/h3>\n\n\n\n<ol start=\"2\" class=\"wp-block-list\"><\/ol>\n\n\n\n<p>Tahap kedua adalah dengan menemukan error, pada tahap ini kalian dapat mulai mengumpulkan laporan kesalahan program dan mencari penyebabnya. Pada tahap ini, sebagai programmer kamu harus benar-benar mengidentifikasi program secara menyeluruh agar tidak ada lagu <em>bug<\/em> yang tersisa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-3-mengetahui-lokasi-bug\">3. Mengetahui Lokasi Bug<\/h3>\n\n\n\n<ol start=\"3\" class=\"wp-block-list\"><\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah menemukan error namun kamu masih bingung, maka kamu dapat melanjutkan dengan mencari lokasi error code. Kendala pada perangkat lunak biasanya ditemukan pada bagian navigasi, tombol perintah dan menu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-4-menganalisis-error\">4. Menganalisis Error\u00a0<\/h3>\n\n\n\n<ol start=\"4\" class=\"wp-block-list\"><\/ol>\n\n\n\n<p>Ketika kamu sudah menemukan <em>bug <\/em>dan lokasi errornya, kamu dapat menggunakan teknik bottom up untuk mengetahui bug-bug lainnya untuk meminimalisir resiko error tambahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-5-menunjukkan-analisis-error\">5. Menunjukkan Analisis Error<\/h3>\n\n\n\n<ol start=\"5\" class=\"wp-block-list\"><\/ol>\n\n\n\n<p>Cara selanjutnya adalah membuktikan bahwa tidak terdapat error lain yang muncul ketika kita membenarkan <em>bug<\/em>. Caranya, kamu dapat menulis tes otomatis pada lokasi <em>bug<\/em> dengan bantuan framework test.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-6-lakukan-debugging-pada-semua-error\">6. Lakukan Debugging pada Semua Error<\/h3>\n\n\n\n<ol start=\"6\" class=\"wp-block-list\"><\/ol>\n\n\n\n<p>Keenam, kamu dapat melakukan <em>debugging<\/em> pada semua error yang sebelumnya sudah dikumpulkan. Kemudian, lakukan pengujian setiap kode hingga dapat berjalan dengan baik di perangkat lunak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-7-menyempurnakan-skrip\">7. Menyempurnakan Skrip<\/h3>\n\n\n\n<ol start=\"7\" class=\"wp-block-list\"><\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah menyiapkan kode perbaikan, masukkan semua kode tersebut ke dalam framework. Lakukan pengecekan untuk memastikan program berjalan sesuai harapan.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu dia tujuh cara kerja <em>debugging<\/em> yang biasanya dilakukan oleh debugger, programmer ataupun full stack developer. Dengan memperbaiki dan menghapus kode maupun <em>bug <\/em>maka\u00a0 program dapat berjalan dengan normal kembali. Kalian yang sedang bingung harus mulai dari mana enterprise web? Tenang, <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/\">Alan Creative <\/a>hadir untuk membantu kalian. Tunggu apalagi? <a href=\"https:\/\/api.whatsapp.com\/send\/?phone=6281994999444&amp;text&amp;type=phone_number&amp;app_absent=0\">Hubungi kami<\/a> sekarang juga untuk penawaran yang menarik!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo, Alan Lovers! Debugging yang berasal dari kata bug merupakan proses menghapus kode atau bug dalam sebuah program agar berjalan dengan normal. Bug sendiri merupakan eror ataupun cacar yang mana nantinya akan menyebabkan program ataupun sistem tidak berjalan dengan sempurna. Biasanya program dibuat dengan penulisan kode yang rumit, sehingga jika terjadi satu kesalah kode dalam [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":10,"featured_media":16769,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[2626,2620,2627,58],"class_list":["post-16761","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","tag-cara-kerja-debugging","tag-debugging","tag-development","tag-teknologi"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v22.5 (Yoast SEO v26.7) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana Cara kerja Debugging dalam Software Development?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Debugging yang biasanya dilakukan oleh debugger, dengan memperbaiki kode maupun bug maka\u00a0 program dapat berjalan dengan normal kembali.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Software house dan Creative Agency Nomor 1 di Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Alan Creative merupakan software house dan creative agency yang membantu klien membuat aplikasi android\/iOS, website, konten media sosial hingga KOL management.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Alan Creative\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-20T09:40:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wavy_Tech-01_Single-11-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vikalintani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@alancreativeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@alancreativeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vikalintani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/\"},\"author\":{\"name\":\"vikalintani\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/a55d3ba4f5a1c65f6a96180049b60c04\"},\"headline\":\"Bagaimana Cara kerja Debugging dalam Software Development?\",\"datePublished\":\"2024-11-20T09:40:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/\"},\"wordCount\":432,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wavy_Tech-01_Single-11-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"cara kerja Debugging\",\"Debugging\",\"Development\",\"teknologi\"],\"articleSection\":[\"Teknologi\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/\",\"name\":\"Bagaimana Cara kerja Debugging dalam Software Development?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wavy_Tech-01_Single-11-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2024-11-20T09:40:54+00:00\",\"description\":\"Debugging yang biasanya dilakukan oleh debugger, dengan memperbaiki kode maupun bug maka\u00a0 program dapat berjalan dengan normal kembali.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wavy_Tech-01_Single-11-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wavy_Tech-01_Single-11-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":2560,\"caption\":\"Debugging firewall. Antivirus scanning. Malware fixing. Virus attack, trojan search, bugs detection. System protection. Threat diagnostic. Crash tester. Vector isolated concept metaphor illustration.\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/alan.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana Cara kerja Debugging dalam Software Development?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/\",\"name\":\"Alan Creative\",\"description\":\"Jasa Aplikasi, Jasa Website dan Konten Media Sosial, dan Jasa Logo &amp; Branding di Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/alan.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\",\"name\":\"Alan Creative\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png\",\"width\":500,\"height\":386,\"caption\":\"Alan Creative\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/x.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/instagram.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/tiktok.com\/@alancreativeid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/a55d3ba4f5a1c65f6a96180049b60c04\",\"name\":\"vikalintani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dd499a3cbfc9962be3b5c5651889d9bd1dcfacf1a5d3d4984ce01ceb76cd250a?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dd499a3cbfc9962be3b5c5651889d9bd1dcfacf1a5d3d4984ce01ceb76cd250a?s=96&r=g\",\"caption\":\"vikalintani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/alan.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/en\/author\/vikalintani\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Cara kerja Debugging dalam Software Development?","description":"Debugging yang biasanya dilakukan oleh debugger, dengan memperbaiki kode maupun bug maka\u00a0 program dapat berjalan dengan normal kembali.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/alan.co.id\/en\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Software house dan Creative Agency Nomor 1 di Indonesia.","og_description":"Alan Creative merupakan software house dan creative agency yang membantu klien membuat aplikasi android\/iOS, website, konten media sosial hingga KOL management.","og_url":"https:\/\/alan.co.id\/en\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/","og_site_name":"Alan Creative","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid","article_published_time":"2024-11-20T09:40:54+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":2560,"url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wavy_Tech-01_Single-11-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"vikalintani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@alancreativeid","twitter_site":"@alancreativeid","twitter_misc":{"Written by":"vikalintani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/"},"author":{"name":"vikalintani","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/a55d3ba4f5a1c65f6a96180049b60c04"},"headline":"Bagaimana Cara kerja Debugging dalam Software Development?","datePublished":"2024-11-20T09:40:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/"},"wordCount":432,"publisher":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wavy_Tech-01_Single-11-scaled.jpg","keywords":["cara kerja Debugging","Debugging","Development","teknologi"],"articleSection":["Teknologi"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/","url":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/","name":"Bagaimana Cara kerja Debugging dalam Software Development?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wavy_Tech-01_Single-11-scaled.jpg","datePublished":"2024-11-20T09:40:54+00:00","description":"Debugging yang biasanya dilakukan oleh debugger, dengan memperbaiki kode maupun bug maka\u00a0 program dapat berjalan dengan normal kembali.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#primaryimage","url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wavy_Tech-01_Single-11-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Wavy_Tech-01_Single-11-scaled.jpg","width":2560,"height":2560,"caption":"Debugging firewall. Antivirus scanning. Malware fixing. Virus attack, trojan search, bugs detection. System protection. Threat diagnostic. Crash tester. Vector isolated concept metaphor illustration."},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-kerja-debugging-dalam-software-development\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/alan.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana Cara kerja Debugging dalam Software Development?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#website","url":"https:\/\/alan.co.id\/","name":"Alan Creative","description":"Jasa Aplikasi, Jasa Website dan Konten Media Sosial, dan Jasa Logo &amp; Branding di Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/alan.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization","name":"Alan Creative","url":"https:\/\/alan.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png","contentUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png","width":500,"height":386,"caption":"Alan Creative"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/alancreativeid","https:\/\/x.com\/alancreativeid","https:\/\/instagram.com\/alancreativeid","https:\/\/tiktok.com\/@alancreativeid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/a55d3ba4f5a1c65f6a96180049b60c04","name":"vikalintani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dd499a3cbfc9962be3b5c5651889d9bd1dcfacf1a5d3d4984ce01ceb76cd250a?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dd499a3cbfc9962be3b5c5651889d9bd1dcfacf1a5d3d4984ce01ceb76cd250a?s=96&r=g","caption":"vikalintani"},"sameAs":["http:\/\/alan.co.id"],"url":"https:\/\/alan.co.id\/en\/author\/vikalintani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16761"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16761\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16774,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16761\/revisions\/16774"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16769"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}