{"id":17047,"date":"2024-11-20T16:14:25","date_gmt":"2024-11-20T09:14:25","guid":{"rendered":"https:\/\/alan.co.id\/?p=17047"},"modified":"2024-11-20T17:30:25","modified_gmt":"2024-11-20T10:30:25","slug":"bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alan.co.id\/en\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/","title":{"rendered":"Bagaimana Cara Penerapan Storytelling Dalam Pembuatan Content?"},"content":{"rendered":"<p>Halo, <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/\">Alan Lovers!<\/a> <em>Storytelling<\/em> sendiri merupakan salah satu cara yang efektif dalam pembuatan konten, pasalnya konten ini banyak menarik perhatian dan menciptakan hubungan emosional yang mendalam bagi audiens yang membacanya. Namun, apakah kamu penasaran bagaimana cara menerapkan <em>storytelling <\/em>dalam pembuatan<a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/content-marketing\/\"> <em>content marketing<\/em><\/a>?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-cara-menerapkan-storytelling-dalam-content-marketing\">Cara Menerapkan Storytelling Dalam Content Marketing<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-1-buat-cerita-yang-menyentuh\">1. Buat Cerita yang Menyentuh<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara pertama ialah dengan memberikan cerita yang mendukung kesuksesan bisnis, dengan begitu maka kamu akan menciptakan kisah yang menyentuh. Kebanyakan orang lebih menyukai cerita yang menyentuh hati. Ketika nantinya mereka sudah tersentuh dengan ceritamu, mereka akan memberikan <em>like,<\/em> komen, membagikan konten, hingga membeli produk. Dengan begitu, ketika<a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/konsep-otomatismengenal-content-marketing-marketing-dengan-murah-dan-mudah\/\"> <em>content marketing <\/em><\/a>yang kamu buat dengan menyelipkan <em>storytelling <\/em>yang tepat, maka dapat mendorong masyarakat untuk melakukan tindakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-2-berikan-narasi-yang-unik\">2. Berikan Narasi yang Unik<\/h3>\n\n\n\n<p>Agar konten <em>storytelling <\/em>mu menarik banyak calon pelanggan, maka kamu perlu memberikan narasi yang unik dan berbeda dengan yang lainnya. Karena jika nantinya ceritamu unik, maka pembaca nantinya akan sulit melupakannya. Dengan begitu, kemungkinan para pembaca sebelumnya akan kembali dan melakukan pembelian akan semakin besar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-3-bagikan-kejutan\">3. Bagikan Kejutan<\/h3>\n\n\n\n<p>Jangan hanya memberikan cerita yang datar, kamu juga perlu memberikan kejutan ataupun twist di ceritamu. Cerita yang mengejutkan pembaca itu nantinya akan memberikan kesan tersendiri bagi pembaca. Dengan begitu, jangan membuat cerita yang membosankan dan mudah ditebak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-4-buat-cerita-yang-relevan-dengan-target-audiens\">4. Buat Cerita yang Relevan Dengan Target Audiens<\/h3>\n\n\n\n<p>Terakhir, kamu dapat membuat konten <em>storytelling <\/em>yang sesuai dengan target audiens. Pastikan untuk membuat konten cerita yang berhubungan dengan produk dan target audiens. Jika target pasar-mu anak muda maka kamu dapat menghadirkan cerita persahabatan, namu jika targetmu orang dewasa maka kamu dapat menyajikan cerita perjuangan mencapai impian ataupun mengenai keluarga.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Udah ngerti-kan sekarang bagaimana cara penerapan <em>storytelling<\/em> dalam pembuatan content? Dengan menggunakan cara <em>story telling <\/em>yang tepat<em> <\/em>dalam <em><a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/3-bentuk-content-marketing-yang-cocok-untuk-bisnis-kamu\/\">content marketing<\/a>, <\/em>kemungkinan kamu mendapatkan calon pelanggan baru dan engagement akan semakin besar! Kira-kira apakah <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/artikel\/\">artikel<\/a> ini menjawab rasa penasaranmu? jika IYA jangan lupa untuk share ke seluruh sosial media mu ya <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/\">Alan Lovers<\/a>!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo, Alan Lovers! Storytelling sendiri merupakan salah satu cara yang efektif dalam pembuatan konten, pasalnya konten ini banyak menarik perhatian dan menciptakan hubungan emosional yang mendalam bagi audiens yang membacanya. Namun, apakah kamu penasaran bagaimana cara menerapkan storytelling dalam pembuatan content marketing? Cara Menerapkan Storytelling Dalam Content Marketing 1. Buat Cerita yang Menyentuh Cara pertama [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":10,"featured_media":17055,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[170,54,2716,2722,2731],"class_list":["post-17047","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","tag-content-marketing","tag-digital-marketing","tag-storytelling","tag-storytelling-content","tag-unik"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v22.5 (Yoast SEO v26.7) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bagaimana Penerapan Storytelling Dalam Pembuatan Content?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Storytelling merupakan cara yang efektif dalam pembuatan konten, pasalnya konten ini mudah menarik perhatian dan menciptakan emosional\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Software house dan Creative Agency Nomor 1 di Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Alan Creative merupakan software house dan creative agency yang membantu klien membuat aplikasi android\/iOS, website, konten media sosial hingga KOL management.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Alan Creative\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-20T09:14:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-11-20T10:30:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/8610844.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"vikalintani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@alancreativeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@alancreativeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"vikalintani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/\"},\"author\":{\"name\":\"vikalintani\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/a55d3ba4f5a1c65f6a96180049b60c04\"},\"headline\":\"Bagaimana Cara Penerapan Storytelling Dalam Pembuatan Content?\",\"datePublished\":\"2024-11-20T09:14:25+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-20T10:30:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/\"},\"wordCount\":321,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/8610844.jpg\",\"keywords\":[\"content marketing\",\"digital marketing\",\"Storytelling\",\"Storytelling content\",\"unik\"],\"articleSection\":[\"Digital Marketing\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/\",\"name\":\"Bagaimana Penerapan Storytelling Dalam Pembuatan Content?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/8610844.jpg\",\"datePublished\":\"2024-11-20T09:14:25+00:00\",\"dateModified\":\"2024-11-20T10:30:25+00:00\",\"description\":\"Storytelling merupakan cara yang efektif dalam pembuatan konten, pasalnya konten ini mudah menarik perhatian dan menciptakan emosional\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/8610844.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/8610844.jpg\",\"width\":2000,\"height\":2000},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/alan.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bagaimana Cara Penerapan Storytelling Dalam Pembuatan Content?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/\",\"name\":\"Alan Creative\",\"description\":\"Jasa Aplikasi, Jasa Website dan Konten Media Sosial, dan Jasa Logo &amp; Branding di Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/alan.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\",\"name\":\"Alan Creative\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png\",\"width\":500,\"height\":386,\"caption\":\"Alan Creative\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/x.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/instagram.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/tiktok.com\/@alancreativeid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/a55d3ba4f5a1c65f6a96180049b60c04\",\"name\":\"vikalintani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dd499a3cbfc9962be3b5c5651889d9bd1dcfacf1a5d3d4984ce01ceb76cd250a?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dd499a3cbfc9962be3b5c5651889d9bd1dcfacf1a5d3d4984ce01ceb76cd250a?s=96&r=g\",\"caption\":\"vikalintani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/alan.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/en\/author\/vikalintani\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bagaimana Penerapan Storytelling Dalam Pembuatan Content?","description":"Storytelling merupakan cara yang efektif dalam pembuatan konten, pasalnya konten ini mudah menarik perhatian dan menciptakan emosional","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/alan.co.id\/en\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Software house dan Creative Agency Nomor 1 di Indonesia.","og_description":"Alan Creative merupakan software house dan creative agency yang membantu klien membuat aplikasi android\/iOS, website, konten media sosial hingga KOL management.","og_url":"https:\/\/alan.co.id\/en\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/","og_site_name":"Alan Creative","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid","article_published_time":"2024-11-20T09:14:25+00:00","article_modified_time":"2024-11-20T10:30:25+00:00","og_image":[{"width":2000,"height":2000,"url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/8610844.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"vikalintani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@alancreativeid","twitter_site":"@alancreativeid","twitter_misc":{"Written by":"vikalintani","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/"},"author":{"name":"vikalintani","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/a55d3ba4f5a1c65f6a96180049b60c04"},"headline":"Bagaimana Cara Penerapan Storytelling Dalam Pembuatan Content?","datePublished":"2024-11-20T09:14:25+00:00","dateModified":"2024-11-20T10:30:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/"},"wordCount":321,"publisher":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/8610844.jpg","keywords":["content marketing","digital marketing","Storytelling","Storytelling content","unik"],"articleSection":["Digital Marketing"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/","url":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/","name":"Bagaimana Penerapan Storytelling Dalam Pembuatan Content?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/8610844.jpg","datePublished":"2024-11-20T09:14:25+00:00","dateModified":"2024-11-20T10:30:25+00:00","description":"Storytelling merupakan cara yang efektif dalam pembuatan konten, pasalnya konten ini mudah menarik perhatian dan menciptakan emosional","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#primaryimage","url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/8610844.jpg","contentUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/8610844.jpg","width":2000,"height":2000},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/alan.co.id\/bagaimana-cara-penerapan-storytelling-dalam-pembuatan-content\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/alan.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bagaimana Cara Penerapan Storytelling Dalam Pembuatan Content?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#website","url":"https:\/\/alan.co.id\/","name":"Alan Creative","description":"Jasa Aplikasi, Jasa Website dan Konten Media Sosial, dan Jasa Logo &amp; Branding di Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/alan.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization","name":"Alan Creative","url":"https:\/\/alan.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png","contentUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png","width":500,"height":386,"caption":"Alan Creative"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/alancreativeid","https:\/\/x.com\/alancreativeid","https:\/\/instagram.com\/alancreativeid","https:\/\/tiktok.com\/@alancreativeid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/a55d3ba4f5a1c65f6a96180049b60c04","name":"vikalintani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dd499a3cbfc9962be3b5c5651889d9bd1dcfacf1a5d3d4984ce01ceb76cd250a?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dd499a3cbfc9962be3b5c5651889d9bd1dcfacf1a5d3d4984ce01ceb76cd250a?s=96&r=g","caption":"vikalintani"},"sameAs":["http:\/\/alan.co.id"],"url":"https:\/\/alan.co.id\/en\/author\/vikalintani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17047","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17047"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17047\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17072,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17047\/revisions\/17072"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17055"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17047"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17047"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}