{"id":23587,"date":"2025-07-29T20:08:04","date_gmt":"2025-07-29T13:08:04","guid":{"rendered":"https:\/\/alan.co.id\/?p=23587"},"modified":"2025-07-29T20:08:05","modified_gmt":"2025-07-29T13:08:05","slug":"ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alan.co.id\/en\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/","title":{"rendered":"Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar!"},"content":{"rendered":"<p>Halo, <a href=\"http:\/\/alan.co.id\/en\/\">Alan Lovers!<\/a> Pernah kepikiran enggak sih mengapa iklan TV masih tetap laku besar? Hmm, kira-kira alasannya apa ya? Banyak yang berpikir baahwa semakin berkembangnya zaman, pengiklanan di TV bukan lagi suatu keharusan bagi sebuah brand. Banyak fitur inovasi iklan yang bermunculan salah satunya adalah digital ads di berbagai platform media sosial. Karena itu pula banyak brand-brand yang merasa jauh lebih worth it untuk beriklan di media sosial ketimbang TV. Akan tetapi, masih ada loh brand-brand besar yang menggunakan TV sebagai bentuk promosi. Mengapa begitu ya? Yuk, simak alasannya berikut ini!<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-1024x683.jpg\" alt=\"Iklan TV\" class=\"wp-image-23590\" style=\"width:481px;height:auto\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Iklan Televisi | Source pict by Unsplash<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-menjangkau-audiens-secara-masif\"><strong>Menjangkau Audiens Secara Masif<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu kekuatan iklan TV ada pada kemampuannya menjangkau jutaan pasang mata dalam waktu bersamaan. Saat prime time, orang-orang dari berbagai latar belakang usia dan wilayah duduk bersama menonton tayangan favorit mereka. Di momen seperti ini, <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/berita-alan\/bisnis-kuliner-yang-menjanjikan-di-era-digital\/\">iklan TV muncul di tengah-tengah acara<\/a> yang ditunggu-tunggu, dan hampir tidak bisa di-skip. Ini berbeda jauh dengan iklan digital yang bisa dilewati hanya dalam hitungan detik.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk brand yang ingin dikenal secara luas, jangkauan yang ditawarkan televisi masih sulit dikalahkan. Terutama untuk produk yang menyasar pasar umum, bukan segmen khusus.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-punya-nilai-prestise-yang-tinggi\"><strong>Punya Nilai Prestise yang Tinggi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tidak semua brand bisa tampil di layar kaca. Karena biaya produksinya besar dan slot iklannya mahal, hanya merek tertentu yang bisa masuk ke dalam dunia iklan TV. Karena itulah, muncul kesan eksklusif dan <a href=\"http:\/\/Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar! Halo, Alan Lovers! Pernah kepikiran enggak sih mengapa iklan TV masih tetap laku besar? Hmm, kira-kira alasannya apa ya? Banyak yang berpikir baahwa semakin berkembangnya zaman, pengiklanan di TV bukan lagi suatu keharusan bagi sebuah brand. Banyak fitur inovasi iklan yang bermunculan salah satunya adalah digital ads di berbagai platform media sosial. Karena itu pula banyak brand-brand yang merasa jauh lebih worth it untuk beriklan di media sosial ketimbang TV. Akan tetapi, masih ada loh brand-brand besar yang menggunakan TV sebagai bentuk promosi. Mengapa begitu ya? Yuk, simak alasannya berikut ini! Menjangkau Audiens Secara Masif Salah satu kekuatan iklan TV ada pada kemampuannya menjangkau jutaan pasang mata dalam waktu bersamaan. Saat prime time, orang-orang dari berbagai latar belakang usia dan wilayah duduk bersama menonton tayangan favorit mereka. Di momen seperti ini, iklan TV muncul di tengah-tengah acara yang ditunggu-tunggu, dan hampir tidak bisa di-skip. Ini berbeda jauh dengan iklan digital yang bisa dilewati hanya dalam hitungan detik. Untuk brand yang ingin dikenal secara luas, jangkauan yang ditawarkan televisi masih sulit dikalahkan. Terutama untuk produk yang menyasar pasar umum, bukan segmen khusus. Punya Nilai Prestise yang Tinggi Tidak semua brand bisa tampil di layar kaca. Karena biaya produksinya besar dan slot iklannya mahal, hanya merek tertentu yang bisa masuk ke dalam dunia iklan TV. Karena itulah, muncul kesan eksklusif dan prestise ketika sebuah produk tayang di sana. Audiens cenderung melihat produk tersebut sebagai brand yang sudah mapan, besar, dan terpercaya. Daya Ingat yang Lebih Kuat Banyak iklan TV yang akhirnya menjadi bagian dari budaya populer. Jingle yang mudah diingat, narasi yang menyentuh, hingga visual yang dramatis membuat iklan di TV melekat lebih lama di ingatan penonton. Contohnya bisa dilihat dari banyaknya orang yang masih mengingat iklan-iklan legendaris meskipun sudah bertahun-tahun berlalu. Iklan TV biasanya dibuat dengan storytelling yang matang. Produksi yang melibatkan sinematografi, aktor, hingga musik khusus membuatnya terasa seperti tontonan yang punya emosi. Hal ini membuat pesan yang disampaikan lebih mudah dikenang dibanding iklan yang hanya fokus pada kecepatan atau diskon. Tetap Relevan di Daerah dan Komunitas Lokal Meskipun kota-kota besar sudah ramai dengan pengguna internet, banyak wilayah di Indonesia yang masih mengandalkan televisi sebagai sumber utama informasi dan hiburan. Di daerah-daerah seperti ini, iklan TV masih menjadi saluran paling efektif untuk menjangkau konsumen. Brand yang ingin menembus pasar nasional seringkali tidak bisa hanya mengandalkan iklan digital. Mereka tetap perlu media tradisional yang punya jangkauan hingga ke pelosok dan bisa diterima oleh masyarakat luas tanpa hambatan sinyal atau keterbatasan teknologi. Nah, sekarang kamu sudah tahu kan alasan apa saja yang membuat iklan TV itu masih diperlukan dan masih worth it digunakan brand besar? Yap, kamu bisa babget menggunakan iklan TV biar penjualan kamu semakin naik. Buat kamu yang lagi nyari perkontenan atau pembuatan iklan, bisa banget tengok Alan Creative. Di sana terdapat banyak layanan yang bisa banget kamu coba untuk mengembangkan bisnis kamu. Dimulai dari pembuatan konten, strategi marketing, pembuatan aplikasi, hingga pembuatan website. Tunggu apalagi? Yuk, segera hubungi Alan Creative sekarang juga!\">prestise ketika sebuah produk tayang di sana.<\/a> Audiens cenderung melihat produk tersebut sebagai brand yang sudah mapan, besar, dan terpercaya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-daya-ingat-yang-lebih-kuat\"><strong>Daya Ingat yang Lebih Kuat<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Banyak iklan TV yang akhirnya menjadi bagian dari budaya populer. Jingle yang mudah diingat, narasi yang menyentuh, hingga visual yang dramatis membuat <a href=\"http:\/\/Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar! Halo, Alan Lovers! Pernah kepikiran enggak sih mengapa iklan TV masih tetap laku besar? Hmm, kira-kira alasannya apa ya? Banyak yang berpikir baahwa semakin berkembangnya zaman, pengiklanan di TV bukan lagi suatu keharusan bagi sebuah brand. Banyak fitur inovasi iklan yang bermunculan salah satunya adalah digital ads di berbagai platform media sosial. Karena itu pula banyak brand-brand yang merasa jauh lebih worth it untuk beriklan di media sosial ketimbang TV. Akan tetapi, masih ada loh brand-brand besar yang menggunakan TV sebagai bentuk promosi. Mengapa begitu ya? Yuk, simak alasannya berikut ini! Menjangkau Audiens Secara Masif Salah satu kekuatan iklan TV ada pada kemampuannya menjangkau jutaan pasang mata dalam waktu bersamaan. Saat prime time, orang-orang dari berbagai latar belakang usia dan wilayah duduk bersama menonton tayangan favorit mereka. Di momen seperti ini, iklan TV muncul di tengah-tengah acara yang ditunggu-tunggu, dan hampir tidak bisa di-skip. Ini berbeda jauh dengan iklan digital yang bisa dilewati hanya dalam hitungan detik. Untuk brand yang ingin dikenal secara luas, jangkauan yang ditawarkan televisi masih sulit dikalahkan. Terutama untuk produk yang menyasar pasar umum, bukan segmen khusus. Punya Nilai Prestise yang Tinggi Tidak semua brand bisa tampil di layar kaca. Karena biaya produksinya besar dan slot iklannya mahal, hanya merek tertentu yang bisa masuk ke dalam dunia iklan TV. Karena itulah, muncul kesan eksklusif dan prestise ketika sebuah produk tayang di sana. Audiens cenderung melihat produk tersebut sebagai brand yang sudah mapan, besar, dan terpercaya. Daya Ingat yang Lebih Kuat Banyak iklan TV yang akhirnya menjadi bagian dari budaya populer. Jingle yang mudah diingat, narasi yang menyentuh, hingga visual yang dramatis membuat iklan di TV melekat lebih lama di ingatan penonton. Contohnya bisa dilihat dari banyaknya orang yang masih mengingat iklan-iklan legendaris meskipun sudah bertahun-tahun berlalu. Iklan TV biasanya dibuat dengan storytelling yang matang. Produksi yang melibatkan sinematografi, aktor, hingga musik khusus membuatnya terasa seperti tontonan yang punya emosi. Hal ini membuat pesan yang disampaikan lebih mudah dikenang dibanding iklan yang hanya fokus pada kecepatan atau diskon. Tetap Relevan di Daerah dan Komunitas Lokal Meskipun kota-kota besar sudah ramai dengan pengguna internet, banyak wilayah di Indonesia yang masih mengandalkan televisi sebagai sumber utama informasi dan hiburan. Di daerah-daerah seperti ini, iklan TV masih menjadi saluran paling efektif untuk menjangkau konsumen. Brand yang ingin menembus pasar nasional seringkali tidak bisa hanya mengandalkan iklan digital. Mereka tetap perlu media tradisional yang punya jangkauan hingga ke pelosok dan bisa diterima oleh masyarakat luas tanpa hambatan sinyal atau keterbatasan teknologi. Nah, sekarang kamu sudah tahu kan alasan apa saja yang membuat iklan TV itu masih diperlukan dan masih worth it digunakan brand besar? Yap, kamu bisa babget menggunakan iklan TV biar penjualan kamu semakin naik. Buat kamu yang lagi nyari perkontenan atau pembuatan iklan, bisa banget tengok Alan Creative. Di sana terdapat banyak layanan yang bisa banget kamu coba untuk mengembangkan bisnis kamu. Dimulai dari pembuatan konten, strategi marketing, pembuatan aplikasi, hingga pembuatan website. Tunggu apalagi? Yuk, segera hubungi Alan Creative sekarang juga!\">iklan di TV melekat lebih lama di ingatan penonton.<\/a> Contohnya bisa dilihat dari banyaknya orang yang masih mengingat iklan-iklan legendaris meskipun sudah bertahun-tahun berlalu.<\/p>\n\n\n\n<p>Iklan TV biasanya dibuat dengan storytelling yang matang. Produksi yang melibatkan sinematografi, aktor, hingga musik khusus membuatnya terasa seperti tontonan yang punya emosi. Hal ini membuat pesan yang disampaikan lebih mudah dikenang dibanding iklan yang hanya fokus pada kecepatan atau diskon.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tetap-relevan-di-daerah-dan-komunitas-lokal\"><strong>Tetap Relevan di Daerah dan Komunitas Lokal<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun kota-kota besar sudah ramai dengan pengguna internet, banyak wilayah di Indonesia yang masih mengandalkan televisi sebagai sumber utama informasi dan hiburan. Di daerah-daerah seperti ini, <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/gila-facebook-masih-lebih-laris-dari-instagram\/\">iklan TV masih menjadi saluran paling efektif <\/a>untuk menjangkau konsumen.<\/p>\n\n\n\n<p>Brand yang ingin menembus pasar nasional seringkali tidak bisa hanya mengandalkan iklan digital. Mereka tetap perlu media tradisional yang punya jangkauan hingga ke pelosok dan bisa diterima oleh masyarakat luas tanpa hambatan sinyal atau keterbatasan teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, sekarang kamu sudah tahu kan alasan apa saja yang membuat iklan TV itu masih diperlukan dan masih worth it digunakan brand besar? Yap, kamu bisa babget menggunakan iklan TV biar penjualan kamu semakin naik.<\/p>\n\n\n\n<p>Buat kamu yang lagi nyari perkontenan atau pembuatan iklan, bisa banget tengok Alan Creative. Di sana terdapat banyak layanan yang bisa banget kamu coba untuk mengembangkan bisnis kamu. Dimulai dari pembuatan konten, strategi marketing, pembuatan aplikasi, hingga pembuatan website. <a href=\"https:\/\/wa.me\/6281994999444\">Tunggu apalagi? Yuk, segera hubungi Alan Creative sekarang juga!<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/4-iklan-tv-lokal-paling-ikonik-yang-susah-dilupain\/\">4 Iklan TV Lokal Paling Ikonik yang Susah Dilupain!<\/a><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo, Alan Lovers! Pernah kepikiran enggak sih mengapa iklan TV masih tetap laku besar? Hmm, kira-kira alasannya apa ya? Banyak yang berpikir baahwa semakin berkembangnya zaman, pengiklanan di TV bukan lagi suatu keharusan bagi sebuah brand. Banyak fitur inovasi iklan yang bermunculan salah satunya adalah digital ads di berbagai platform media sosial. Karena itu pula [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":11,"featured_media":23590,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[5331,5334,5335,5332,5333],"class_list":["post-23587","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-digital-marketing","tag-alasan-iklan-tv-tetap-laku","tag-cara-membuat-iklan-tv","tag-iklan-televisi-ikonik","tag-iklan-televisi-masih-laku","tag-tips-mmebuat-iklan-tv"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v22.5 (Yoast SEO v26.7) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meski era digital terus berkembang, iklan TV masih jadi andalan banyak brand besar. Temukan alasan kenapa iklan TV tetap laku keras\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Software house dan Creative Agency Nomor 1 di Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Alan Creative merupakan software house dan creative agency yang membantu klien membuat aplikasi android\/iOS, website, konten media sosial hingga KOL management.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Alan Creative\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-29T13:08:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-29T13:08:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-scaled-e1753771012623.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1040\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tri Ramadani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@alancreativeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@alancreativeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tri Ramadani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tri Ramadani\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/255a93c547dee3d1fdd713a1b8f15eba\"},\"headline\":\"Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar!\",\"datePublished\":\"2025-07-29T13:08:04+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-29T13:08:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/\"},\"wordCount\":517,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-scaled-e1753771012623.jpg\",\"keywords\":[\"ALasan Iklan TV tetap LAku\",\"Cara Membuat Iklan TV\",\"Iklan Televisi Ikonik\",\"Iklan Televisi MAsih LAku?\",\"Tips Mmebuat IKlan TV\"],\"articleSection\":[\"Digital Marketing\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/\",\"name\":\"Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-scaled-e1753771012623.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-29T13:08:04+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-29T13:08:05+00:00\",\"description\":\"Meski era digital terus berkembang, iklan TV masih jadi andalan banyak brand besar. Temukan alasan kenapa iklan TV tetap laku keras\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-scaled-e1753771012623.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-scaled-e1753771012623.jpg\",\"width\":1560,\"height\":1040,\"caption\":\"Iklan Televisi | Source pict by Unsplash\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/alan.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/\",\"name\":\"Alan Creative\",\"description\":\"Jasa Aplikasi, Jasa Website dan Konten Media Sosial, dan Jasa Logo &amp; Branding di Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/alan.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\",\"name\":\"Alan Creative\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png\",\"width\":500,\"height\":386,\"caption\":\"Alan Creative\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/x.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/instagram.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/tiktok.com\/@alancreativeid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/255a93c547dee3d1fdd713a1b8f15eba\",\"name\":\"Tri Ramadani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c2eba330d4e773b253d42da40ad0014055903b7f4196c1aab8b9aab2ebff2700?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c2eba330d4e773b253d42da40ad0014055903b7f4196c1aab8b9aab2ebff2700?s=96&r=g\",\"caption\":\"Tri Ramadani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/alan.co.id\"],\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/en\/author\/triramadhani\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar!","description":"Meski era digital terus berkembang, iklan TV masih jadi andalan banyak brand besar. Temukan alasan kenapa iklan TV tetap laku keras","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/alan.co.id\/en\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Software house dan Creative Agency Nomor 1 di Indonesia.","og_description":"Alan Creative merupakan software house dan creative agency yang membantu klien membuat aplikasi android\/iOS, website, konten media sosial hingga KOL management.","og_url":"https:\/\/alan.co.id\/en\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/","og_site_name":"Alan Creative","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid","article_published_time":"2025-07-29T13:08:04+00:00","article_modified_time":"2025-07-29T13:08:05+00:00","og_image":[{"width":1560,"height":1040,"url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-scaled-e1753771012623.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Tri Ramadani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@alancreativeid","twitter_site":"@alancreativeid","twitter_misc":{"Written by":"Tri Ramadani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/"},"author":{"name":"Tri Ramadani","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/255a93c547dee3d1fdd713a1b8f15eba"},"headline":"Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar!","datePublished":"2025-07-29T13:08:04+00:00","dateModified":"2025-07-29T13:08:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/"},"wordCount":517,"publisher":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-scaled-e1753771012623.jpg","keywords":["ALasan Iklan TV tetap LAku","Cara Membuat Iklan TV","Iklan Televisi Ikonik","Iklan Televisi MAsih LAku?","Tips Mmebuat IKlan TV"],"articleSection":["Digital Marketing"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/","url":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/","name":"Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-scaled-e1753771012623.jpg","datePublished":"2025-07-29T13:08:04+00:00","dateModified":"2025-07-29T13:08:05+00:00","description":"Meski era digital terus berkembang, iklan TV masih jadi andalan banyak brand besar. Temukan alasan kenapa iklan TV tetap laku keras","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#primaryimage","url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-scaled-e1753771012623.jpg","contentUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/jonas-leupe-Fhwg7BrGUpk-unsplash-scaled-e1753771012623.jpg","width":1560,"height":1040,"caption":"Iklan Televisi | Source pict by Unsplash"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/alan.co.id\/ini-dia-alasan-iklan-tv-tetap-laku-besar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/alan.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ini Dia! Alasan Iklan TV Tetap Laku Besar!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#website","url":"https:\/\/alan.co.id\/","name":"Alan Creative","description":"Jasa Aplikasi, Jasa Website dan Konten Media Sosial, dan Jasa Logo &amp; Branding di Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/alan.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization","name":"Alan Creative","url":"https:\/\/alan.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png","contentUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png","width":500,"height":386,"caption":"Alan Creative"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/alancreativeid","https:\/\/x.com\/alancreativeid","https:\/\/instagram.com\/alancreativeid","https:\/\/tiktok.com\/@alancreativeid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/255a93c547dee3d1fdd713a1b8f15eba","name":"Tri Ramadani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c2eba330d4e773b253d42da40ad0014055903b7f4196c1aab8b9aab2ebff2700?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c2eba330d4e773b253d42da40ad0014055903b7f4196c1aab8b9aab2ebff2700?s=96&r=g","caption":"Tri Ramadani"},"sameAs":["http:\/\/alan.co.id"],"url":"https:\/\/alan.co.id\/en\/author\/triramadhani\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/11"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23587"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23587\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23591,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23587\/revisions\/23591"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23590"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}