{"id":6834,"date":"2023-03-23T13:14:09","date_gmt":"2023-03-23T06:14:09","guid":{"rendered":"https:\/\/alan.co.id\/?p=6834"},"modified":"2023-03-24T08:11:59","modified_gmt":"2023-03-24T01:11:59","slug":"redux","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alan.co.id\/en\/redux\/","title":{"rendered":"Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native"},"content":{"rendered":"<p><strong>Hi Alan Lovers<\/strong>, pengembangan aplikasi mobile dengan menggunakan React Native kini semakin diminati oleh banyak developer. Selain karena kemudahan dan efisiensinya, React Native juga memiliki banyak fitur dan <em>library <\/em>yang dapat mempercepat proses pembuatan aplikasi. Namun, semakin kompleksnya aplikasi yang dikembangkan, semakin sulit pula dalam mengelola <em>state <\/em>dan data aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi masalah tersebut, Redux dapat menjadi solusi yang tepat. <strong>Redux <\/strong>adalah sebuah <em>library <\/em>JavaScript yang dapat digunakan untuk mengelola <em>state <\/em>dan data dalam aplikasi. <em>Library <\/em>ini memungkinkan <em>state <\/em>dan data dalam aplikasi untuk diakses secara global, sehingga memudahkan dalam memanajemen data dan <em>state <\/em>yang kompleks.<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-redux-dan-react-native\"><a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/portofolio\/\">Redux<\/a> dan React Native<\/h1>\n\n\n\n<p><strong>Cara kerja<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Redux adalah sebuah <em>library <\/em>JavaScript yang dapat digunakan untuk mengelola <em>state <\/em>dan data dalam aplikasi. Redux digunakan untuk memperjelas bagaimana data dan <em>state <\/em>diakses, dimanipulasi, dan disimpan pada aplikasi. <em>Library <\/em>ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan <em>state<\/em>, sehingga memudahkan dalam memanajemen data dan <em>state <\/em>yang kompleks.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Integrasi Redux dalam aplikasi React Native<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pengembangan aplikasi React Native, Redux dapat diintegrasikan dengan mudah. Integrasi Redux pada aplikasi React Native dapat memudahkan dalam mengelola state dan data pada aplikasi. Selain itu, <em>library <\/em>ini juga membantu mempercepat proses <em>debugging <\/em>pada aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Konsep <em>store<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Store merupakan tempat penyimpanan data dan <em>state <\/em>pada Redux. Pada <em>store<\/em>, <em>state <\/em>dan data diorganisir ke dalam <em>tree <\/em>yang terstruktur. Dengan menggunakan <em>store<\/em>, aplikasi dapat mengakses data dan <em>state <\/em>dengan mudah dari mana saja di aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Action <\/em>dan <em>Reducer<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Action <\/em>adalah sebuah objek yang berisi informasi tentang perubahan yang akan dilakukan pada <em>store<\/em>. Sedangkan <em>reducer <\/em>adalah sebuah fungsi yang akan memproses <em>action <\/em>dan merubah <em>state <\/em>pada <em>store<\/em>. Dengan mengkombinasikan <em>action <\/em>dan reducer, Redux dapat melakukan proses pengelolaan data dan <em>state <\/em>dengan mudah dan terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-implementasi-redux-dalam-pengembangan-aplikasi-react-native\">Implementasi Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native<\/h2>\n\n\n\n<p>Implementasi <em>library <\/em>ini dalam pengembangan aplikasi React Native dapat dilakukan dengan beberapa langkah penting. Langkah-langkah tersebut antara lain:<\/p>\n\n\n\n<p>1. <strong>Instalasi pada aplikasi React Native<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Redux dapat diinstal dengan menggunakan <em>package <\/em>manager seperti npm atau yarn. Setelah itu, <em>library <\/em>ini harus di <em>import <\/em>pada aplikasi React Native.<\/p>\n\n\n\n<p>2. <strong>Membuat <em>Store<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Store <\/em>pada <em>library <\/em>ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan <em>state <\/em>dan data pada aplikasi. Untuk membuat <em>store<\/em>, diperlukan <em>reducer <\/em>dan <em>initial state<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>3.<strong> Membuat <em>Action<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Action <\/em>pada <em>library <\/em>ini adalah objek yang berisi informasi tentang perubahan yang akan dilakukan pada <em>store<\/em>. <em>Action <\/em>dapat digunakan untuk melakukan perubahan pada <em>state <\/em>pada <em>store<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>4. <strong>Membuat <em>Reducer<\/em><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Reducer <\/em>pada <em>library <\/em>ini berfungsi untuk memproses <em>action <\/em>dan merubah <em>state <\/em>pada <em>store<\/em>. <em>Reducer <\/em>didefinisikan sebagai sebuah fungsi yang menerima <em>state <\/em>dan <em>action <\/em>sebagai parameter, dan mengembalikan <em>state <\/em>yang baru.<\/p>\n\n\n\n<p>5. <strong>Menghubungkan <\/strong><strong><em>Store <\/em><\/strong><strong>dengan Komponen React Native<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menghubungkan <em>store <\/em>dengan komponen React Native, dapat digunakan fungsi <em>connect <\/em>pada <em>library <\/em>react-redux. Dengan menghubungkan <em>store <\/em>dengan komponen React Native, <em>state <\/em>pada <em>store <\/em>dapat diakses dan digunakan pada komponen React Native.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengikuti langkah-langkah ini, <em>library <\/em>ini dapat diimplementasikan pada aplikasi React Native dengan mudah dan terstruktur. Hal ini akan memudahkan dalam pengelolaan <em>state <\/em>dan data pada aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/express-js-middleware\/\"><strong>Mengenal Middleware di Express js<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-2-1024x683.jpg\" alt=\"Redux\" class=\"wp-image-6836\" srcset=\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-2-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-2-300x200.jpg 300w, https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-2-768x512.jpg 768w, https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-2-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-2-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-2-18x12.jpg 18w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ilustrasi Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native | Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-contoh-penggunaan-redux\">Contoh Penggunaan Redux<\/h2>\n\n\n\n<p>Contoh penggunaan <em>library <\/em>ini dalam aplikasi React Native dapat diterapkan dalam berbagai jenis aplikasi. Berikut adalah beberapa langkah dalam mengimplementasikan <em>library <\/em>ini pada aplikasi React Native.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-membuat-aplikasi-sederhana\">Membuat Aplikasi Sederhana<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada aplikasi sederhana, Redux dapat digunakan untuk mengelola <em>state <\/em>dan data yang sederhana. Pada aplikasi sederhana, <em>library <\/em>ini dapat digunakan untuk mengelola <em>state <\/em>seperti input pengguna, penghitungan, atau tampilan aplikasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-membuat-fitur-tambahan-pada-aplikasi\">Membuat Fitur Tambahan pada Aplikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada aplikasi yang lebih kompleks, <em>library <\/em>ini dapat digunakan untuk mengelola <em>state <\/em>dan data yang lebih kompleks. Fitur tambahan seperti autentikasi pengguna, pengaturan aplikasi, atau notifikasi dapat diimplementasikan dengan menggunakan <em>library <\/em>ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam mengimplementasikan Redux pada aplikasi React Native, diperlukan pemahaman tentang konsep dasar <em>library <\/em>ini seperti <em>store<\/em>, <em>action<\/em>, <em>reducer<\/em>, dan juga cara menghubungkan <em>store <\/em>dengan komponen React Native. Selain itu, diperlukan juga pengetahuan tentang penggunaan <em>library <\/em>React dan Redux seperti react-redux dan redux-thunk.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengimplementasikan <em>library <\/em>ini pada aplikasi React Native, aplikasi akan menjadi lebih terstruktur dan mudah di-<em>maintain<\/em>. <em>Library <\/em>ini juga membantu dalam mempercepat proses <em>debugging <\/em>pada aplikasi, serta memudahkan dalam pengelolaan <em>state <\/em>dan data pada aplikasi yang kompleks.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-simpulan\">Simpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Redux adalah salah satu library yang dapat digunakan untuk mengelola <em>state <\/em>dan data pada aplikasi React Native. Penggunaan <em>library <\/em>ini dalam pengembangan aplikasi React Native memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk itu, <em>library <\/em>ini dapat menjadi solusi dalam mengelola <em>state <\/em>dan data pada aplikasi React Native yang kompleks. Namun, penggunaan <em>library <\/em>ini juga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kompleksitas dari aplikasi yang sedang dikembangkan.<br><br>Menggunakan tenaga profesional mungkin dapat membantu kamu membuat aplikasi mobile\u00a0 secara tepat dan cepat. Alan Creative hadir sebagai <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/layanan\/\">solusi perancangan aplikasi mobile<\/a> kamu jadi lebih optimal. Yuk, <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/kontak\/\">hubungi<\/a> Alan Creative sekarang juga, konsultasikan kebutuhan website dan mobile apps kamu <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/alancreativeid\/?hl=en\">disini<\/a>.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hi Alan Lovers, pengembangan aplikasi mobile dengan menggunakan React Native kini semakin diminati oleh banyak developer. Selain karena kemudahan dan efisiensinya, React Native juga memiliki banyak fitur dan library yang dapat mempercepat proses pembuatan aplikasi. Namun, semakin kompleksnya aplikasi yang dikembangkan, semakin sulit pula dalam mengelola state dan data aplikasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, Redux [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":5,"featured_media":6837,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[26],"tags":[439,375,510,58],"class_list":["post-6834","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-teknologi","tag-react","tag-react-native","tag-redux","tag-teknologi"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v22.5 (Yoast SEO v26.7) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pahami cara menggunakan Redux dalam pengembangan aplikasi React Native dan optimalkan state management untuk pengembangan aplikasi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/redux\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Software house dan Creative Agency Nomor 1 di Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Alan Creative merupakan software house dan creative agency yang membantu klien membuat aplikasi android\/iOS, website, konten media sosial hingga KOL management.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/redux\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Alan Creative\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-23T06:14:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-24T01:11:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nugraha Hadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@alancreativeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@alancreativeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nugraha Hadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nugraha Hadi\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/3bcc959863b9f86c3ef90c3ff71b68d2\"},\"headline\":\"Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native\",\"datePublished\":\"2023-03-23T06:14:09+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-24T01:11:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/\"},\"wordCount\":783,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"react\",\"react native\",\"Redux\",\"teknologi\"],\"articleSection\":[\"Teknologi\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/\",\"name\":\"Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2023-03-23T06:14:09+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-24T01:11:59+00:00\",\"description\":\"Pahami cara menggunakan Redux dalam pengembangan aplikasi React Native dan optimalkan state management untuk pengembangan aplikasi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1920,\"caption\":\"Ilustrasi Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native | Sumber: Freepik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/alan.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/\",\"name\":\"Alan Creative\",\"description\":\"Jasa Aplikasi, Jasa Website dan Konten Media Sosial, dan Jasa Logo &amp; Branding di Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/alan.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\",\"name\":\"Alan Creative\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png\",\"width\":500,\"height\":386,\"caption\":\"Alan Creative\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/x.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/instagram.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/tiktok.com\/@alancreativeid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/3bcc959863b9f86c3ef90c3ff71b68d2\",\"name\":\"Nugraha Hadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66b146fc1f1ce3173f006b9632f763a57ec0359e90f516cf9701e3a81e7d62?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66b146fc1f1ce3173f006b9632f763a57ec0359e90f516cf9701e3a81e7d62?s=96&r=g\",\"caption\":\"Nugraha Hadi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/alan.co.id\/\"],\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/en\/author\/nugrahadi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native","description":"Pahami cara menggunakan Redux dalam pengembangan aplikasi React Native dan optimalkan state management untuk pengembangan aplikasi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/alan.co.id\/en\/redux\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Software house dan Creative Agency Nomor 1 di Indonesia.","og_description":"Alan Creative merupakan software house dan creative agency yang membantu klien membuat aplikasi android\/iOS, website, konten media sosial hingga KOL management.","og_url":"https:\/\/alan.co.id\/en\/redux\/","og_site_name":"Alan Creative","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid","article_published_time":"2023-03-23T06:14:09+00:00","article_modified_time":"2023-03-24T01:11:59+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1920,"url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nugraha Hadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@alancreativeid","twitter_site":"@alancreativeid","twitter_misc":{"Written by":"Nugraha Hadi","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/"},"author":{"name":"Nugraha Hadi","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/3bcc959863b9f86c3ef90c3ff71b68d2"},"headline":"Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native","datePublished":"2023-03-23T06:14:09+00:00","dateModified":"2023-03-24T01:11:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/"},"wordCount":783,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-scaled.jpg","keywords":["react","react native","Redux","teknologi"],"articleSection":["Teknologi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/alan.co.id\/redux\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/","url":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/","name":"Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-scaled.jpg","datePublished":"2023-03-23T06:14:09+00:00","dateModified":"2023-03-24T01:11:59+00:00","description":"Pahami cara menggunakan Redux dalam pengembangan aplikasi React Native dan optimalkan state management untuk pengembangan aplikasi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/alan.co.id\/redux\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#primaryimage","url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Redux-scaled.jpg","width":2560,"height":1920,"caption":"Ilustrasi Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native | Sumber: Freepik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/alan.co.id\/redux\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/alan.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menggunakan Redux dalam Pengembangan Aplikasi React Native"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#website","url":"https:\/\/alan.co.id\/","name":"Alan Creative","description":"Jasa Aplikasi, Jasa Website dan Konten Media Sosial, dan Jasa Logo &amp; Branding di Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/alan.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization","name":"Alan Creative","url":"https:\/\/alan.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png","contentUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png","width":500,"height":386,"caption":"Alan Creative"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/alancreativeid","https:\/\/x.com\/alancreativeid","https:\/\/instagram.com\/alancreativeid","https:\/\/tiktok.com\/@alancreativeid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/3bcc959863b9f86c3ef90c3ff71b68d2","name":"Nugraha Hadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66b146fc1f1ce3173f006b9632f763a57ec0359e90f516cf9701e3a81e7d62?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66b146fc1f1ce3173f006b9632f763a57ec0359e90f516cf9701e3a81e7d62?s=96&r=g","caption":"Nugraha Hadi"},"sameAs":["http:\/\/alan.co.id\/"],"url":"https:\/\/alan.co.id\/en\/author\/nugrahadi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6834","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6834"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6834\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6840,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6834\/revisions\/6840"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6837"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6834"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6834"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6834"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}