{"id":8070,"date":"2023-04-10T15:00:35","date_gmt":"2023-04-10T08:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/alan.co.id\/?p=8070"},"modified":"2023-04-12T18:54:02","modified_gmt":"2023-04-12T11:54:02","slug":"hierarki-visual-design","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alan.co.id\/en\/hierarki-visual-design\/","title":{"rendered":"5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui!"},"content":{"rendered":"<p><strong>Hi Alan Lovers, <\/strong>Hierarki visual design merupakan salah satu elemen penting dalam desain grafis yang bertujuan untuk memandu pengguna dalam memahami informasi secara visual. Dalam hierarki visual design, elemen-elemen desain seperti ukuran, warna, bentuk, dan posisi digunakan untuk mengarahkan mata pengguna ke bagian-bagian penting dari desain. Namun, seringkali terdapat kesalahan dalam penggunaan hirarki visual design yang dapat membingungkan pengguna dan mengurangi efektivitas desain. Berikut adalah 5 kesalahan hirarki visual design yang perlu diketahui.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tidak-mempertimbangkan-ukuran-dan-kontras\">Tidak Mempertimbangkan Ukuran dan Kontras<\/h2>\n\n\n\n<p>Ukuran dan kontras merupakan elemen penting dalam hierarki visual design. Ukuran dapat digunakan untuk membedakan elemen yang penting dari elemen yang kurang penting dalam desain. Namun, seringkali terdapat kesalahan dalam penggunaan ukuran yang sama untuk elemen-elemen penting dan kurang penting, sehingga pengguna sulit untuk membedakan informasi yang penting. Kontras juga penting dalam hierarki visual design, karena dapat membantu membedakan antara elemen-elemen desain. Namun, penggunaan warna yang sama untuk elemen-elemen yang berbeda dapat membuat pengguna kesulitan dalam membedakan informasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-terlalu-banyak-elemen-dalam-desain\">Terlalu Banyak Elemen dalam Desain<\/h2>\n\n\n\n<p>Terlalu banyak elemen dalam desain dapat membuat hirarki visual design menjadi tidak efektif. Hal ini disebabkan karena terlalu banyak elemen dapat membuat pengguna kesulitan dalam memilih informasi yang penting. Sebaiknya, desain yang efektif sebaiknya memiliki elemen-elemen yang sedikit dan mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tidak-mempertimbangkan-posisi-dan-arah-baca\">Tidak Mempertimbangkan Posisi dan Arah Baca<\/h2>\n\n\n\n<p>Posisi dan arah baca juga penting dalam hierarki visual design. Sebaiknya, elemen-elemen penting harus diletakkan pada posisi yang mudah dilihat oleh pengguna dan sesuai dengan arah baca yang umum. Misalnya, pada bahasa Indonesia, arah baca adalah dari kiri ke kanan, maka elemen-elemen penting sebaiknya diletakkan pada sisi kiri dan atas.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/user-experience-digital-marketing\/\"><strong>Memahami Peran User Experience (UX) Dalam Digital Marketing<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/unsecured-unavailable-spyware-crash-denied-concept-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-8062\" srcset=\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/unsecured-unavailable-spyware-crash-denied-concept-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/unsecured-unavailable-spyware-crash-denied-concept-300x200.jpg 300w, https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/unsecured-unavailable-spyware-crash-denied-concept-768x513.jpg 768w, https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/unsecured-unavailable-spyware-crash-denied-concept-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/unsecured-unavailable-spyware-crash-denied-concept-2048x1367.jpg 2048w, https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/unsecured-unavailable-spyware-crash-denied-concept-18x12.jpg 18w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Ilustrasi 5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui! | Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tidak-konsisten-dalam-penggunaan-warna\">Tidak Konsisten dalam Penggunaan Warna<\/h2>\n\n\n\n<p>Konsistensi dalam penggunaan warna juga penting dalam hierarki visual design. Warna dapat digunakan untuk membedakan antara elemen-elemen penting dan kurang penting dalam desain. Namun, penggunaan warna yang tidak konsisten dapat membuat pengguna bingung dan sulit membedakan informasi. Sebaiknya, penggunaan warna yang konsisten dapat membantu pengguna untuk lebih mudah memahami informasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-tidak-memperhatikan-keterbacaan-teks\">Tidak Memperhatikan Keterbacaan Teks<\/h2>\n\n\n\n<p>Teks juga merupakan elemen penting dalam hierarki visual design. Teks yang tidak mudah dibaca dapat membuat pengguna kesulitan dalam memahami informasi. Sebaiknya, penggunaan jenis huruf yang mudah dibaca dan ukuran yang sesuai dapat membantu meningkatkan keterbacaan teks.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Hierarki visual merupakan cara untuk memandu mata pengguna dalam memahami informasi yang disajikan dalam desain. Sebaiknya agar para desainer menghindari kesalahan diatas dan memperhatikan elemen-elemen penting dalam hierarki visual untuk mencapai tujuan desain yang optimal. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, desainer dapat menciptakan desain yang lebih jelas, mudah dipahami, dan menarik bagi pengguna.<br><br>Masih merasa kesulitan untuk membuat konten SEO pada website kamu? Tenang, kamu dapat menggunakan <a href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/\">layanan ahli konten SEO<\/a> untuk mempermudah pengembangan bisnis. Yuk kunjungi <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/alancreativeid\/?hl=en\">Alan Creative<\/a> sekarang juga, dapatkan informasi terbaik untuk optimalisasi website bisnis kamu.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hi Alan Lovers, Hierarki visual design merupakan salah satu elemen penting dalam desain grafis yang bertujuan untuk memandu pengguna dalam memahami informasi secara visual. Dalam hierarki visual design, elemen-elemen desain seperti ukuran, warna, bentuk, dan posisi digunakan untuk mengarahkan mata pengguna ke bagian-bagian penting dari desain. Namun, seringkali terdapat kesalahan dalam penggunaan hirarki visual design [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":5,"featured_media":8061,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[27],"tags":[827,826,824],"class_list":["post-8070","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-social-media","tag-desain","tag-design","tag-hierarki-visual"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v22.5 (Yoast SEO v26.7) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jangan biarkan hierarki visual design kamu terlihat buruk! Ketahui 5 kesalahan dan pelajari cara menghindarinya. Baca artikel ini sekarang!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/hierarki-visual-design\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Software house dan Creative Agency Nomor 1 di Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Alan Creative merupakan software house dan creative agency yang membantu klien membuat aplikasi android\/iOS, website, konten media sosial hingga KOL management.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/alan.co.id\/en\/hierarki-visual-design\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Alan Creative\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-04-10T08:00:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-04-12T11:54:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/top-view-photographer-using-laptop-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nugraha Hadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@alancreativeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@alancreativeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nugraha Hadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nugraha Hadi\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/3bcc959863b9f86c3ef90c3ff71b68d2\"},\"headline\":\"5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui!\",\"datePublished\":\"2023-04-10T08:00:35+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-12T11:54:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/\"},\"wordCount\":469,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/top-view-photographer-using-laptop-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"desain\",\"design\",\"hierarki visual\"],\"articleSection\":[\"Social Media\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/\",\"name\":\"5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/top-view-photographer-using-laptop-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2023-04-10T08:00:35+00:00\",\"dateModified\":\"2023-04-12T11:54:02+00:00\",\"description\":\"Jangan biarkan hierarki visual design kamu terlihat buruk! Ketahui 5 kesalahan dan pelajari cara menghindarinya. Baca artikel ini sekarang!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/top-view-photographer-using-laptop-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/top-view-photographer-using-laptop-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1707,\"caption\":\"Ilustrasi 5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui! | Sumber: Freepik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/alan.co.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/\",\"name\":\"Alan Creative\",\"description\":\"Jasa Aplikasi, Jasa Website dan Konten Media Sosial, dan Jasa Logo &amp; Branding di Indonesia\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/alan.co.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#organization\",\"name\":\"Alan Creative\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png\",\"width\":500,\"height\":386,\"caption\":\"Alan Creative\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/x.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/instagram.com\/alancreativeid\",\"https:\/\/tiktok.com\/@alancreativeid\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/3bcc959863b9f86c3ef90c3ff71b68d2\",\"name\":\"Nugraha Hadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66b146fc1f1ce3173f006b9632f763a57ec0359e90f516cf9701e3a81e7d62?s=96&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66b146fc1f1ce3173f006b9632f763a57ec0359e90f516cf9701e3a81e7d62?s=96&r=g\",\"caption\":\"Nugraha Hadi\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/alan.co.id\/\"],\"url\":\"https:\/\/alan.co.id\/en\/author\/nugrahadi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui!","description":"Jangan biarkan hierarki visual design kamu terlihat buruk! Ketahui 5 kesalahan dan pelajari cara menghindarinya. Baca artikel ini sekarang!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/alan.co.id\/en\/hierarki-visual-design\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Software house dan Creative Agency Nomor 1 di Indonesia.","og_description":"Alan Creative merupakan software house dan creative agency yang membantu klien membuat aplikasi android\/iOS, website, konten media sosial hingga KOL management.","og_url":"https:\/\/alan.co.id\/en\/hierarki-visual-design\/","og_site_name":"Alan Creative","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/alancreativeid","article_published_time":"2023-04-10T08:00:35+00:00","article_modified_time":"2023-04-12T11:54:02+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/top-view-photographer-using-laptop-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nugraha Hadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@alancreativeid","twitter_site":"@alancreativeid","twitter_misc":{"Written by":"Nugraha Hadi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/"},"author":{"name":"Nugraha Hadi","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/3bcc959863b9f86c3ef90c3ff71b68d2"},"headline":"5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui!","datePublished":"2023-04-10T08:00:35+00:00","dateModified":"2023-04-12T11:54:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/"},"wordCount":469,"publisher":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/top-view-photographer-using-laptop-scaled.jpg","keywords":["desain","design","hierarki visual"],"articleSection":["Social Media"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/","url":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/","name":"5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/top-view-photographer-using-laptop-scaled.jpg","datePublished":"2023-04-10T08:00:35+00:00","dateModified":"2023-04-12T11:54:02+00:00","description":"Jangan biarkan hierarki visual design kamu terlihat buruk! Ketahui 5 kesalahan dan pelajari cara menghindarinya. Baca artikel ini sekarang!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#primaryimage","url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/top-view-photographer-using-laptop-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/04\/top-view-photographer-using-laptop-scaled.jpg","width":2560,"height":1707,"caption":"Ilustrasi 5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui! | Sumber: Freepik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/alan.co.id\/hierarki-visual-design\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/alan.co.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Kesalahan Hierarki Visual Design yang Perlu diketahui!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#website","url":"https:\/\/alan.co.id\/","name":"Alan Creative","description":"Jasa Aplikasi, Jasa Website dan Konten Media Sosial, dan Jasa Logo &amp; Branding di Indonesia","publisher":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/alan.co.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#organization","name":"Alan Creative","url":"https:\/\/alan.co.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png","contentUrl":"https:\/\/alan.co.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/avatar-removebg-preview2.png","width":500,"height":386,"caption":"Alan Creative"},"image":{"@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/alancreativeid","https:\/\/x.com\/alancreativeid","https:\/\/instagram.com\/alancreativeid","https:\/\/tiktok.com\/@alancreativeid"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/3bcc959863b9f86c3ef90c3ff71b68d2","name":"Nugraha Hadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/alan.co.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66b146fc1f1ce3173f006b9632f763a57ec0359e90f516cf9701e3a81e7d62?s=96&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6b66b146fc1f1ce3173f006b9632f763a57ec0359e90f516cf9701e3a81e7d62?s=96&r=g","caption":"Nugraha Hadi"},"sameAs":["http:\/\/alan.co.id\/"],"url":"https:\/\/alan.co.id\/en\/author\/nugrahadi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8070","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8070"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8070\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8072,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8070\/revisions\/8072"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8061"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8070"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8070"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alan.co.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8070"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}