fbpx

Pemerintah Dan Teknologi Berjalan Beriringan

Teknologi telah masuk dalam berbagai lini kehidupan manusia apalagi sejak masuk dalam era 4.0. Memasuki era 4.0 ini, setiap aspek kehidupan menggunakan teknologi mulai dari komunikasi, transportasi, kesehatan hingga pendidikan. Teknologi bukan hanya identik dengan kecanggihannya, tetapi juga identik dengan penggunanya yang berasal dari kelompok anak muda yang dipercaya bisa lebih memahami penggunaan teknologi secara lebih tepat. Tetapi, seiring perkembangan waktu, kemudahan yang diberikan oleh teknologi tidak hanya dimanfaatkan pada aspek-aspek yang identik dengan dunia anak muda, tetapi juga mulai diterapkan secara masif di birokrasi yang identik dengan generasi Baby Boomers yang lahir di era 60 hingga 80-an. 

Pemerintah kian menyadari bahwa saat ini masyarakat telah bergeser cukup cepat dalam pemanfaatan dan pemahaman teknologi. Teknologi disadari telah memberikan ruang bagi keterbukaan informasi dan hal inilah yang diinginkan oleh masyarakat secara luas. Kesempatan ini yang bisa diambil pemerintah untuk lebih dipercaya oleh masyarakat melalui keterbukaan informasi melalui pemanfaatan teknologi. Salah satu aspek yang sangat diperhatikan oleh masyarakat dan menjadikan masyarakat cukup kritis adalah dalam memandang transparansi anggaran, baik di pemerintah pusat hingga daerah. 

Terobosan yang hingga saat ini dinilai signifikan dalam pemanfaatan teknologi yang berhubungan dengan transparansi anggaran adalah diciptakannya aplikasi yang memuat anggaran pemerintah secara rigid beserta program dan kegiatannya. Aplikasi ini disebut sebagai e-planning yaitu aplikasi yang mengharuskan pemerintah untuk memasukkan anggaran beserta program dan kegiatannya secara rigid dan lengkap. Aplikasi ini memungkinkan pemerintah untuk saling terbuka antara satu OPD dengan OPD lainnya sehingga fungsi pengawasan dapat berjalan dengan baik berkaitan dengan penggunaan anggaran. Selain itu, e-planning juga memudahkan pemerintah dalam memonitoring penggunaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan maupun program. Melalui e-planning ini, program dan kegiatan yang dilaksanakan bisa lebih terawasi dan tepat sasaran, serta meminimalisir pemborosan anggaran. 

Sistem e-planning tidak hanya bisa digunakan di pusat saja tetapi juga bisa digunakan hingga tingkat kabupaten kota di Indonesia. Penggunaan e-planning diawasi langsung oleh Badan Perencanaan Pembangunan di daerah. Penggunaan e-planning bukan saja solusi bagi pemerintah untuk mengikuti perkembangan teknologi tetapi juga menjadi cara bagi pemerintah untuk ikut serta dalam keterbukaan informasi sehingga masyarakat dapat lebih percaya pada penggunaan anggaran oleh pemerintah. 

Credit Picture : https://www.freepik.com/

Leave a comment

id_IDID

Kami senang berdiskusi dengan anda!

Dapat konsultasi gratis dengan menghubungi kami via whatsapp atau telpon. Hubungi kami untuk mendapatkan proposal jika project brief (dokumen proyek) sudah ada dan lengkap.
Chat sekarang!
Butuh Bantuan?
Hai, saya ingin meminta penjelasan selanjutnya