fbpx
*** Local Caption *** Upacara Pembukaan ( Opening Ceremony ) Ganefo I di Gelora Bung Karno, Senayan tgl 10 November 1963

A 38 T 1963 H 18

Melihat Kembali GANEFO, Alternatif Indonesia & Piala Dunia U20?

Halo, Alan Lovers! Kalian pasti udah denger kan informasi bahwa Indonesia dicoret sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 tahun 2023. Banyak beredar “teori” mengenai kejadian tersebut, mulai dari ketidaksiapan infrastruktur hingga penolakan kedatangan Israel.

Hal tersebut disebabkan oleh kurang jelasnya alasna FIFA dalam media release-nya mengenai pencoretan Indonesia sebagai tuan rumah. Namun, jika kita melihat kembali sejarah, peristiwa ini pernah terjadi pada tahun 1960-an ketika Indonesia dipimpin oleh Soekarno sebagai Presiden.

Pada saat itu, Indonesia membentuk GANEFO, tandingan dari International Olympic Committee (IOC). Apa itu GANEFO? Mengapa GANEFO didirikan? Dalam artikel ini, kita akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Melihat kembali Ganefo, Alternatif Indonesia & Piala Dunia U20?

Asian Games IV tahun 1962

Ekonomi Indonesia pada tahun 1950an, mengingat adanya instabilitas politik dan ekonomi dalam negeri, sedang mengalami keterpurukan. Di tengah keterpurukan tersebut, Soekarno mengambil langkah kontroversial untuk menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games IV tahun 1962.

Hal tersebut dapat dilihat melalui hasil Musyawarah Nasional Pembangunan (Munap) di Jakarta pada 24 November – 4 Desember 1957. Munap ini dilaksanakan untuk mencari solusi terhadap penyelesaian masalah ekonomi dan politik. Serta, mengembalikan wibawa pemerintah.

Mengenai kaitannya dengan Asian Games IV tahun 1962, salah satu hasilnya di bidang olahraga adalah pengajuan proposal Indonesia untuk menjadi tuan rumah Asian Games. Namun, melihat kondisi sarana dan prasarana olahraga di Indonesia yang belum memadai, akhirnya pembangunan Sarpras olahraga menjadi fokus utama.

Kebijakan ini mendapat kritik keras dari Moh. Hatta yang saat itu sudah tidak lagi menjadi Wakil Presiden. Menurutnya, biaya yang dibutuhkan untuk mempersiapkan Asian Games mencapai Rp 5 Milyar. Keputusan yang cukup kontroversial di tengah keterpurukan ekonomi.

Hingga akhirnya pada 23 Mei 1958, dilakukan pemungutan suara untuk tuan rumah Asian Games IV tahun 1962 di Tokyo, Jepang. Kandidat tuan rumah untuk Asiang Games IV hanya Jakarta (Indonesia) dan Karachi (Pakistan) dimana Jakarta mendapatkan 22 suara dari total 42 suara.

Pada akhirnya, Asian Games IV tahun 1962 pun dilaksanakan dengan hasil Indonesia mendapatkan juara 2 dengan total 51 medali. Di bawah Jepang yang memperoleh 152 medali.

Selain hasil kompetisi, hasil lainnya yang didapatkan Indonesia adalah kritik dari berbagai pihak, terutama IOC. Pasalnya, Indonesia tidak mengakui keberadaan Taiwan karena berada di bawah RRC dan Israel karena menjajah Palestina.

Lahirnya GANEFO Sebagai Tandingan

Beberapa bulan setelah Asian Games ke-4 rampung dilaksanakan, tepatnya pada 7 Februari 1963, IOC memutuskan untuk menangguhkan keikutsertaan Indonesia dalam Olimpiade Tokyo 1964.

Sanksi tersebut diterima dengan baik oleh Indonesia melalui pembentukan olimpiade tandingan yang dinamakan GANEFO. Event tersebut menunjukan posisi proaktif Indonesia di bawah Soekarno dalam melakukan dekolonisasi Asia-Afrika dan Amerika Latin.

GANEFO I dilaksanakan di Jakarta, pada 10-22 November 1963 yang diikuti oleh kurang lebih 2.700 atlet dari 51 negara di Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Latin.

Kompetisi ini dimenangkan oleh Tiongok dengan total perolehan medali sebanyak 171 buah. Sedangkan Indonesia sebagai tuan rumah menduduki posisi 4 dengan perolehan medali sebagai 81. Meskipun secara total lebih banyak dari peringkat 2 dan 3, tetapi perolehan medali emas lebih sedikit dengan jumlah 21 buah.

GANEFO sendiri hanya bertahan selama 2 perhelatan, dimana GANEFO II dilaksanakan di Kamboja. Sedangkan GANEFO III yang rencananya akan diadakan di Beijing pada 1970 tidak terlaksana hingga akhirnya GANEFO pun runtuh.

Kesimpulan

Gerakan tandingan yang diinisiasi oleh Soekarno ini berusaha untuk membuktikan eksistensi negara-negara berkembang. Dengan tujuan meningkatkan wibawa negara serta mendukung dekolonisasi negara terjajah, GANEFO didirikan. Meski usianya tak begitu lama, kisah ini mungkin bisa menjadi ide bagi kita saat ini yang dilanda masalah yang sama.

Kalian tertarik untuk mengembangkan website tapi bingung gimana caranya? Jangan khawatir, Alan Creative hadir untuk membantu menyelesaikan masalah kalian. Kami menyediakan layanan pembuatan website dengan profesional. Tunggu apalagi? Hubungi kami sekarang juga untuk mendapatkan penawaran terbaik!

Sebarkan konten ini jika bermanfaat:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

PORTOFOLIO KAMI:

PRODUK ALAN:

Media Sosial kami:

ARTIKEL POPULER!

Dapatkan info terbaru!

Dapatkan artikel & info terbaru!

Tidak ada spam, hanya artikel dan info terbaru!

KATEGORI ARTIKEL

Banyak artikel lain disini!

Baca artikel lainnya...

Konsultasi aja dulu. Gratis!

Hubungi kami untuk mendapatkan proposal penawaran jika project brief/requirement (dokumen proyek) sudah ada dan lengkap.
Konsultasi yuk ->
Butuh konsultasi?
Hai,

Alan Creative disini, kami berharap anda tersenyum dan bahagia hari ini. Ada yang dapat kami bantu? Jika iya, jangan sungkan menghubungi kami.

Salam hangat,
Alan Creative