10 Cara Mengatasi Website Overload

Bagikan

Halo Alan Lovers, bingung cara mengatasi website overload? Jika tidak segera diatasi, website overload berpotensi membuat bisnis Anda merugi kehilangan traffic dan transaksi loh. Untuk itu, Anda perlu mengetahui bagaimana cara mengatasi website overload dengan tepat untuk mengoptimalkan performa website.

Penyebab website overload sendiri biasanya dikarenakan traffic terlalu tinggi atau server yang tidak kuat memproses load yang dibutuhkan. Padahal, performa website yang lemot bisa membuat pelanggan malas membukanya dan beralih ke website lain. Apabila performa website baik dan memiliki kecepatan tinggi, bisnis Anda berpotensi masuk ke pemeringkatan teratas search engine. Yuk simak informasi lebih lengkapnya di bawah ini.

Dampak Website Overload Pada Pemeringkatan Mesin Pencari

Sebelumnya, Anda lebih baik untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan website overload terlebih dahulu. Jika website mengalami overload atau terlalu banyak pengunjung secara bersamaan, maka dapat menyebabkan beberapa masalah yang dapat mempengaruhi pemeringkatan mesin pencari seperti:

  1. Lamanya waktu loading: Jika website lambat untuk memuat atau terlalu lama untuk merespon permintaan, maka mesin pencari dapat menganggap website tersebut tidak user friendly dan menurunkan peringkatnya.
  2. Kinerja yang buruk: Overload dapat menyebabkan kinerja website menjadi buruk, yang dapat mengurangi kepuasan pengguna dan menurunkan peringkat website di mesin pencari.
  3. Penurunan jumlah traffic: Jika website tidak dapat diakses atau terlalu lambat untuk diakses karena overload, maka dapat menurunkan jumlah traffic website dan menurunkan peringkat di mesin pencari.

Baca juga: Mengetahui Penyebab Website Overload

10 Cara Mengatasi Website Overload

Untuk mengatasi website bisnis yang overload, terdapat beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:

1 . Melakukan Optimasi Kode

Anda dapat mengecek kode website Anda untuk mencari tahu apakah ada bagian yang dapat dioptimalkan sehingga tidak membebani server saat menjalankan website.

2. Menggunakan CDN (Content Delivery Network)

CDN adalah jaringan server yang tersebar di seluruh dunia yang dapat menyimpan salinan website Anda dan menyajikannya kepada pengunjung dari server terdekat dengan mereka, sehingga dapat mengurangi beban pada server utama website Anda.

3. Menggunakan Caching

Caching adalah proses menyimpan salinan website di server atau perangkat pengunjung sehingga tidak perlu mengirim permintaan ke server setiap kali pengunjung mengakses website. Ini dapat mengurangi beban pada server dan meningkatkan kecepatan website.

4. Menambahkan Server Tambahan

Jika beban pada server utama terlalu tinggi, Anda dapat menambahkan server tambahan untuk membagi beban tersebut.

5. Melakukan Pemeliharaan Rutin

Pastikan untuk melakukan pemeliharaan rutin pada server dan website Anda untuk memastikan bahwa semuanya berjalan dengan lancar dan tidak terlalu terbebani.

6. Menggunakan Layanan Hosting yang Handal

Pilihlah layanan hosting yang terpercaya dan memiliki kemampuan untuk menangani beban yang tinggi, agar website Anda dapat berjalan dengan lancar.

7. Menggunakan Plugin atau Skrip yang Diperlukan Saja

Hapus semua plugin atau skrip yang tidak diperlukan, karena ini dapat membebani server dan menurunkan kecepatan website.

8. Menggunakan Server yang Sesuai

Pastikan bahwa server yang Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan website Anda, agar tidak terlalu terbebani.

9. Melakukan Audit Website

Anda dapat menggunakan alat seperti Google PageSpeed Insights atau GTmetrix untuk mengevaluasi kecepatan website Anda dan mendapatkan saran tentang cara meningkatkannya.

10. Menggunakan Solusi Skalabilitas

Anda dapat menggunakan solusi seperti cloud hosting atau auto-scaling untuk membantu menangani beban yang tinggi pada website Anda dengan mudah.

Nah, itulah tadi 10 cara mengatasi website overload yang dapat Anda coba. Untuk menghindari terjadinya overload pada website, Anda juga dapat mencoba menerapkan teknik lazy load. Mengoptimalkan performa website memang memerlukan usaha yang ekstra, tetapi sangat berdampak pada kenyamanan pengguna saat mengakses website Anda.

Ragu untuk membuat website bisnis sendiri? Menggunakan jasa pembuatan website dapat menjadi pilihan tepat bagi Anda. Tidak perlu ragu, Anda dapat meminta pembuatan website bisnis sesuai selera, budget dan kebutuhan. Yuk hubungi Alan Creative sekarang juga, konsultasikan kebutuhan website bisnis Anda bersama kami.

id_IDID

Konsultasi aja dulu. Gratis!

Hubungi kami untuk mendapatkan proposal penawaran jika project brief/requirement (dokumen proyek) sudah ada dan lengkap.
Konsultasi yuk ->
Butuh konsultasi?
Hai,

Alan Creative disini, kami berharap anda tersenyum dan bahagia hari ini. Ada yang dapat kami bantu? Jika iya, jangan sungkan menghubungi kami.

Salam hangat,
Alan Creative